PLAGIAT, Memalsukan karya merupakan sebuah kata yang menunjukkan bahwa suatu sifat yang tidak menanamkan akuntabilitas pada diri pribadi. Keragaman ilmu, kelengkapan jagat raya yang ADA merupakan hal yang selalu ADA untuk membuat dan menjadikan sesuatu menjadi ADA. Ketika seorang menyadari sesuatu itu ADA maka akan berjuang untuk menjadi MENGADA dan akan melahirkan PENGADA dengan hakekat dari yang ADA bukan dari yang di ADA kan oleh orang lain. Kelurusan hakekat MENGADA dan hakekat PENGADA dari segala sesuatu yang ADA dan yang MUNGKIN ADA di dunia pendidikan bisa diaplikasikan atau karyakan dengan tidak menjadi PLAGIAT dan Pemalsu karya dengan cara mempercayai bahwa semua aktifitas yang dilakukan bahwa DIA selalu ADA untuk mengawasi tanpa batas ruang dan waktu.
Terimakasih..
Aminullah, PMat B (Elegi Meratapi Sang Ilmuwan Plagiat dan Guru Pemalsu PAK)
Sabtu, 20 September 2014
Berani Bertindak Berani Bertanggungjawab dalam Mendidik
Akuntbilitas, ketika mendengar kata akuntabilitas maka kita akan bertindak hati-hati dalam berekspresi. Semua kegiatan dalam mengembangkan ilmu yang kita miliki tentu membutuhkan pertangung jawaban, namun pertanggung jawaban dalam suatu instansi pendidikan itu separti apa ?. Tentu saja jika berbeda pemahaman mengenai hal yang diterapkan dalam menididik maka pertanggung jawabanya juga berbeda yaitu bergantung pada pelaku atau eksekutornya dan dalam hal ini guru. Keberlanjutan pendidikan tentu juga dipenngruhi oleh akuntabilitas guru/dosen, orang tua siswa dan pembentuk sistem dalam pendidikan itu sendiri. Jadi, akuntabilitas itu sendiri harus dimiliki oleh seorang guru dalam mengajar sehingga akan lebih berusaha memberikan yang terbaik bagi siswanya, baik dengan memperbaharui atau mengembangkan metode yang digunakan demi terwujudkan pendidikan yang baik.
Terimakasih
Aminullah. PMat B (Akuntabilitas dan Sustainabilitas Pendidikan)
Terimakasih
Aminullah. PMat B (Akuntabilitas dan Sustainabilitas Pendidikan)
Keberanian dalam Mengambil Keputusan
Dalam menjalani kehidupan, kita tidak akan bisa maju atau berkembang jika kita bertindak setelah kita mengerti atau memahami apa nyang akan kita lakukan. Perkembangan atau kemajuan akan terwujud jika kita melakukan kontradiktif dalam hidup, karena hidup ini adalah misteri yang harus diungkapkan yaitu dengan berani melakukan sesuatu yang belum sepenuhnya kita mengerti namun sudah kita pikirkan dalam hal ini kontradiktif. Logos adalah petunjuk yang harus dipelajari dan diuji, namun mitos adalah hal yang harus diketahui untuk mengetahui bahwa itu salah atau mungkin juga bisa benar.
Terimakasih..
Aminullah PMat B (Elegi Menggapai Hati Kesatu)Sabtu, 13 September 2014
Ahmed Hoosen Deedat
Ahmed Hoosen Deedat lahir di daerah Surat,
India, pada tahun 1918. Ia tidak dapat berkumpul dengan
ayahnya sampai tahun 1926. Ayahnya adalah seorang penjahit yang karena profesinya hijrah berimigrasi ke Afrika Selatan tidak lama setelah kelahiran Ahmed Deedat.
ayahnya sampai tahun 1926. Ayahnya adalah seorang penjahit yang karena profesinya hijrah berimigrasi ke Afrika Selatan tidak lama setelah kelahiran Ahmed Deedat.
Tanpa pendidikan formal dan untuk menghindar dari kemiskinan yang
sangat pedih, Ahmed Deedat pergi ke Afrika Selatan untuk dapat hidup bersama
ayahnya pada tahun 1927. Perpisahan Deedat dengan ibunya pada tahun kepergiannya
ke Afrika selatan menyusul ayahnya itu adalah saat terakhir ia bertemu ibunya
dalam keadaan hidup karena beliau meninggal beberapa bulan kemudian.
Di negeri yang asing, seorang anak laki-laki kecil berusia 9
tahun tanpa berbekal pendidikan formal dan penguasaan bahasa Inggris mulai
menyiapkan peran yang harus dimainkannya berpuluh-puluh tahun kemudian tanpa
disadarinya.
Berapa Banyak Pengalaman Hidupku ?
Saya masih muda, saya masih berpikir kalau umur saya itu lebih panjang lagi dari orang yang lebih tua dari saya, ya seperti misalnya nenek saya.Namun ketika saya melihat anak kecil misalnya keponakan say, makasaya berpikir bahwa umur saya lebih pendek darinya.
Kamis, 14 Agustus 2014
Langganan:
Postingan (Atom)